
Foto: © PlantoScanPlantoScanGambar: PlantoScan
Bawang Putih Perawatan Tanaman
Allium sativum L.
Diperbarui · Sumber · Bagaimana kami memperoleh data perawatan
Dengan daun hijau yang panjang dan ramping serta umbi ungu yang khas, tanaman ini berasal dari Asia Tengah. Kolektor tanaman tertarik pada Allium sativum karena kegunaannya dalam kuliner dan manfaat kesehatannya, menjadikannya tambahan yang menarik untuk kebun mana pun.
Setiap 7–14 hari
Sinar matahari penuh
50–77°F
40–70%
Sekilas
Bagaimana cara merawat Bawang Putih?
Siram Bawang Putih setiap 7–14 hari, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman, dan berikan sinar matahari penuh. Ini lebih menyukai suhu 10–25 °C (50–77 °F) dan kelembapan 40–70%. Berikan pupuk setiap bulan selama musim tanam. ASPCA mencantumkannya sebagai beracun bagi kucing dan anjing, jadi jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan.
Di mana Bawang Putih Berasal?
Apa Itu Bawang Putih?
Bawang Putih (Allium sativum) termasuk dalam famili Amaryllidaceae dalam genus Allium. Bawang Putih berasal dari Wilayah Mediterania.
Kebiasaan tumbuh Bawang Putih: Tanaman keras berumbi, mencapai tinggi hingga 2 ft dengan penyebaran sekitar 1 ft. Bunga: Umbela globular yang terdiri dari bunga-bunga kecil, bunga berbentuk bintang berwarna putih atau kemerahan.
Ukuran daun: sekitar 1 inci.
Seberapa Sering Anda Harus Menyiram Bawang Putih?
Allium sativum memerlukan penyiraman setiap 7–14 hari. Biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah busuk akar. Kurangi frekuensi penyiraman selama musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Frekuensi Penyiraman
Setiap 7–14 hari
Biarkan tanah mengering sebagian di antara penyiraman
Cahaya Apa yang Dibutuhkan Bawang Putih?
Bawang Putih tumbuh subur di sinar matahari penuh.
Kebutuhan Cahaya
Sinar matahari penuh
Berapa Suhu dan Kelembapan yang Disukai Bawang Putih?
Allium sativum tumbuh paling baik pada suhu 50–77°F. Bawang Putih menyukai tingkat kelembapan 40–70%.
Suhu
50–77°F
Kelembapan
40–70%
Campuran Tanah Apa yang Paling Cocok untuk Bawang Putih?
Campuran tanah dengan drainase baik. Drainase yang baik sangat penting bagi Bawang Putih untuk mencegah genangan air, yang dapat menyebabkan busuk akar dan masalah jamur.
Seberapa Sering Anda Harus Memberi Pupuk pada Bawang Putih?
Berikan Bawang Putih setiap bulan selama musim tanam (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan sesuai kekuatan pada label.
Hentikan pemberian pupuk di musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat, dan jangan pernah memupuk tanah yang kering — siram terlebih dahulu.
Pemberian pupuk
Setiap bulan
Selama musim tanam
Aplikasi PlantoScan dapat mengingatkan Anda kapan harus menyiram dan kapan harus memberi pupuk pada setiap tanaman.
Bagaimana Cara Mengganti Pot Bawang Putih?
Bagi dan pindahkan setiap 3-4 tahun di awal musim semi. Pilih pot satu ukuran lebih besar dari wadah saat ini, dan pastikan pot tersebut memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar.
Bagaimana Cara Memperbanyak Bawang Putih?
Bawang Putih dapat diperbanyak melalui pembagian umbi atau penanaman siung. Teknik perbanyakan serupa juga berlaku untuk Bawang, yang memiliki genus yang sama.
Apakah Bawang Putih Beracun bagi Hewan Peliharaan dan Anak-anak?
Beracun bagi kucing dan anjing
Sumber: Daftar tanaman ASPCA Animal Poison Control Center. Lihat entri ASPCA
Ini adalah peringatan umum, bukan saran dokter hewan atau medis. Jika hewan peliharaan Anda memakan tanaman, hubungi dokter hewan atau pusat kendali racun hewan.
Lihat semua tanaman beracun bagi kucing dan tanaman beracun bagi anjing.
Hama dan Penyakit Apa yang Memengaruhi Bawang Putih?
Bawang Putih rentan terhadap thrips bawang, belatung bawang. Periksa dedaunan secara teratur, terutama di sepanjang bagian bawah daun dan batang. Obati serangan dengan segera menggunakan sabun insektisida atau minyak mimba untuk mencegah penyebaran.
Daun kuning, ujung cokelat, atau terkulai? Lihat masalah tanaman umum dan cara mengatasinya.
Zona Ketahanan Tanaman USDA Berapa yang Dibutuhkan Bawang Putih?
Bawang Putih tumbuh di luar ruangan di zona Zona 4a – 9b USDA. Ini bertahan di musim dingin hingga zona tanam 4a. Bawang Putih berasal dari Wilayah Mediterania.
Zona Ketahanan Tanaman
Zona 4a – 9b
Terus jelajahi tanaman
Bawang Putih adalah salah satu dari banyak spesies yang tercakup dalam panduan perawatan dan identifikasi tanaman lengkap, yang mengelompokkan tanaman berdasarkan genus, atribut, dan popularitas.
Ini termasuk dalam genus Allium — bandingkan perawatannya dengan spesies Allium lainnya di PlantoScan.
Allium adalah bagian dari keluarga tanaman Amaryllidaceae — telusuri semua genus dan spesies Amaryllidaceae.
Lebih banyak spesies Allium
Spesies Allium lain dalam katalog perawatan PlantoScan memiliki preferensi penyiraman, cahaya, dan tanah yang serupa:
Sumber
- Nama ilmiah & taksonomi: Allium sativum L., famili Amaryllidaceae(pertama kali diterbitkan di Sp. Pl. : 296 (1753)) — Catatan World Flora Online, Catatan nama IPNI, Wikidata.
- Toksisitas hewan peliharaan: ASPCA mencantumkan Bawang Putih sebagai beracun bagi kucing dan anjing. Sumber: Daftar Tanaman Beracun dan Tidak Beracun ASPCA.
- Foto: © PlantoScan.
- Zona ketahanan tanaman: USDA Zona 4a – 9b, diperkirakan dari kondisi pertumbuhan tanaman yang umum.
- Nilai perawatan (penyiraman, cahaya, suhu, kelembapan, tanah, pupuk): Basis data tanaman PlantoScan, difilter oleh pemeriksaan kelayakan otomatis — nilai yang tidak lolos akan disembunyikan. Bagaimana kami mencari dan memeriksa data tanaman.
Menemukan kesalahan? Email info@upvision.media dengan tautan halaman tersebut — kami memeriksa dan memperbaiki kesalahan yang dilaporkan.
