
Foto: zebedeugalinhaCC BY 4.0via iNaturalistdiubah ukurannya / dipotong
Phoenix canariensis Perawatan Tanaman
Phoenix canariensis Chabaud
Diperbarui · Sumber · Bagaimana kami memperoleh data perawatan
Fitur mencolok dari tanaman ini adalah daunnya yang besar, menyerupai bulu, berwarna hijau tua yang membentuk mahkota padat di atas batang yang tebal. Berasal dari Kepulauan Canary, tampilan tropisnya dan kemampuannya untuk tumbuh subur di berbagai iklim menjadikannya tambahan berharga bagi kolektor tanaman yang mencari titik fokus dramatis di taman mereka.
Setiap 7–14 hari
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial
65–85°F
40–60%
Sekilas
Bagaimana cara merawat Phoenix canariensis?
Siram Phoenix canariensis setiap 7–14 hari, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman, dan berikan sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Ini lebih menyukai suhu 18–29 °C (65–85 °F) dan kelembapan 40–60%. Berikan pupuk setiap 6 bulan selama musim tanam.
Di mana Phoenix canariensis Berasal?
- Afrika Selatan
- Aljazair
- Angola
- Benin
- Botswana
- Burkina Faso
- Burundi
- Chad
- Côte d’Ivoire
- Eritrea
- eSwatini
- Etiopia
- Gabon
- Gambia
- Ghana
- Guinea
- Guinea Ekuatorial
- Guinea-Bissau
- Jibuti
- Kamerun
- Kenya
- Kongo - Brazzaville
- Kongo - Kinshasa
- Lesotho
- Liberia
- Libya
- Madagaskar
- Malawi
- Mali
- Maroko
- Mauritania
- Mesir
- Mozambik
- Namibia
- Niger
- Nigeria
- Republik Afrika Tengah
- Rwanda
- Sao Tome dan Principe
- Senegal
- Sierra Leone
- Somalia
- Spanyol
- Sudan
- Sudan Selatan
- Tanjung Verde
- Tanzania
- Togo
- Tunisia
- Uganda
- Zambia
- Zimbabwe
Apa Itu Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis (Phoenix canariensis) termasuk dalam famili Arecaceae dalam genus Phoenix. Phoenix canariensis berasal dari Kepulauan Canary di lepas pantai Afrika Barat Laut.
Kebiasaan tumbuh Phoenix canariensis: Tinggi, palem berbatang tunggal, mencapai tinggi hingga 30 ft dengan penyebaran sekitar 10 ft. Bunga: Bunga putih krem hingga kuning dalam kelompok besar.
Ukuran daun: sekitar 36 inci.
Seberapa Sering Anda Harus Menyiram Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis memerlukan penyiraman setiap 7–14 hari. Biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah busuk akar. Kurangi frekuensi penyiraman selama musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Frekuensi Penyiraman
Setiap 7–14 hari
Biarkan tanah mengering sebagian di antara penyiraman
Cahaya Apa yang Dibutuhkan Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis tumbuh subur di sinar matahari penuh hingga teduh parsial.
Kebutuhan Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial
Berapa Suhu dan Kelembapan yang Disukai Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis tumbuh paling baik pada suhu 65–85°F. Phoenix canariensis menyukai tingkat kelembapan 40–60%.
Suhu
65–85°F
Kelembapan
40–60%
Campuran Tanah Apa yang Paling Cocok untuk Phoenix canariensis?
Campuran tanah berpasir dengan tambahan bahan organik untuk nutrisi dan drainase baik. Drainase yang baik sangat penting bagi Phoenix canariensis untuk mencegah genangan air, yang dapat menyebabkan busuk akar dan masalah jamur.
Seberapa Sering Anda Harus Memberi Pupuk pada Phoenix canariensis?
Berikan Phoenix canariensis setiap 6 bulan selama musim tanam (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan sesuai kekuatan pada label.
Hentikan pemberian pupuk di musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat, dan jangan pernah memupuk tanah yang kering — siram terlebih dahulu.
Pemberian pupuk
Setiap 6 bulan
Selama musim tanam
Aplikasi PlantoScan dapat mengingatkan Anda kapan harus menyiram dan kapan harus memberi pupuk pada setiap tanaman.
Bagaimana Cara Mengganti Pot Phoenix canariensis?
Repot setiap 2-3 tahun di musim semi. Pilih pot satu ukuran lebih besar dari wadah saat ini, dan pastikan pot tersebut memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar.
Bagaimana Cara Memperbanyak Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis dapat diperbanyak melalui biji, pembagian anakan. Teknik perbanyakan serupa juga berlaku untuk Kurma, yang memiliki genus yang sama.
Apakah Phoenix canariensis Beracun bagi Hewan Peliharaan dan Anak-anak?
Keamanan hewan peliharaan belum diverifikasi
ASPCA tidak mencantumkan Phoenix canariensis, jadi kami tidak dapat memastikan apakah tanaman ini aman bagi kucing dan anjing. Sebagai tindakan pencegahan, jauhkan hewan peliharaan agar tidak mengunyahnya.
Ini adalah peringatan umum, bukan saran dokter hewan atau medis. Jika hewan peliharaan Anda memakan tanaman, hubungi dokter hewan atau pusat kendali racun hewan.
Lihat semua tanaman beracun bagi kucing dan tanaman beracun bagi anjing.
Hama dan Penyakit Apa yang Memengaruhi Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis rentan terhadap tungau laba-laba, kutu putih, kutu daun palem. Periksa dedaunan secara teratur, terutama di sepanjang bagian bawah daun dan batang. Obati serangan dengan segera menggunakan sabun insektisida atau minyak mimba untuk mencegah penyebaran.
Daun kuning, ujung cokelat, atau terkulai? Lihat masalah tanaman umum dan cara mengatasinya.
Zona Ketahanan Tanaman USDA Berapa yang Dibutuhkan Phoenix canariensis?
Phoenix canariensis tumbuh di luar ruangan di zona Zona 8b – 11b USDA. Ini bertahan di musim dingin hingga zona tanam 8b. Phoenix canariensis berasal dari Kepulauan Canary di lepas pantai Afrika Barat Laut.
Zona Ketahanan Tanaman
Zona 8b – 11b
Terus jelajahi tanaman
Phoenix canariensis adalah salah satu dari banyak spesies yang tercakup dalam panduan perawatan dan identifikasi tanaman lengkap, yang mengelompokkan tanaman berdasarkan genus, atribut, dan popularitas.
Ini termasuk dalam genus Phoenix — bandingkan perawatannya dengan spesies Phoenix lainnya di PlantoScan.
Phoenix adalah bagian dari keluarga tanaman Arecaceae — telusuri semua genus dan spesies Arecaceae.
Lebih banyak spesies Phoenix
Spesies Phoenix lain dalam katalog perawatan PlantoScan memiliki preferensi penyiraman, cahaya, dan tanah yang serupa:
Sumber
- Nama ilmiah & taksonomi: Phoenix canariensis Chabaud, famili Arecaceae(pertama kali diterbitkan di Prov. Agric. Hort. Ill. 19: 293 1882) — Catatan World Flora Online.
- Toksisitas hewan peliharaan: Keamanan hewan peliharaan belum diverifikasi: ASPCA tidak mencantumkan Phoenix canariensis, jadi kami tidak dapat memastikan apakah tanaman ini aman bagi kucing dan anjing. Diperiksa berdasarkan daftar tanaman ASPCA; catatan toksisitas lainnya di halaman ini berasal dari basis data tanaman PlantoScan.
- Foto: zebedeugalinha, CC BY 4.0, iNaturalist — asli.
- Zona ketahanan tanaman: USDA Zona 8b – 11b, diperkirakan dari kondisi pertumbuhan tanaman yang umum.
- Nilai perawatan (penyiraman, cahaya, suhu, kelembapan, tanah, pupuk): Basis data tanaman PlantoScan, difilter oleh pemeriksaan kelayakan otomatis — nilai yang tidak lolos akan disembunyikan. Bagaimana kami mencari dan memeriksa data tanaman.
Menemukan kesalahan? Email info@upvision.media dengan tautan halaman tersebut — kami memeriksa dan memperbaiki kesalahan yang dilaporkan.
Identifikasi Tanaman Seperti
Phoenix canariensis Secara Instan
Pindai tanaman apa pun dengan kamera ponsel Anda dan dapatkan ID instan, tips perawatan, pengingat penyiraman dan pupuk, serta cek kesehatan — semuanya dalam satu aplikasi.
Gratis
untuk diunduh
iOS & Android
platform
Terang & gelap
mode
100,000+
spesies
