
Foto: zebedeugalinhaCC BY 4.0via iNaturalistdiubah ukurannya / dipotong
Allium sphaerocephalon Perawatan Tanaman
Allium sphaerocephalon L.
Diperbarui · Sumber · Bagaimana kami memperoleh data perawatan
Fitur visual paling khas dari tanaman ini adalah kelompok bunga bulat yang padat berwarna ungu tua yang mekar di musim panas. Berasal dari Eropa dan Asia Barat, Allium sphaerocephalon sangat dicari oleh kolektor tanaman karena bentuk bunganya yang unik dan menarik perhatian, menambahkan semburat warna pada kebun mana pun.
Setiap 7–14 hari
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial
50–75°F
40–60%
Sekilas
Bagaimana cara merawat Allium sphaerocephalon?
Siram Allium sphaerocephalon setiap 7–14 hari, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman, dan berikan sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Ini lebih menyukai suhu 10–24 °C (50–75 °F) dan kelembapan 40–60%. Berikan pupuk setiap 6 bulan selama musim tanam. Ini dilaporkan beracun bagi hewan peliharaan, jadi jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan.
Di mana Allium sphaerocephalon Berasal?
- Albania
- Arab Saudi
- Armenia
- Austria
- Azerbaijan
- Bahrain
- Belanda
- Belarus
- Belgia
- Bosnia dan Herzegovina
- Bulgaria
- Ceko
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Georgia
- Hungaria
- Inggris Raya
- Irak
- Iran
- Irlandia
- Islandia
- Israel
- Italia
- Jerman
- Kroasia
- Kuwait
- Latvia
- Lebanon
- Lituania
- Luksemburg
- Makedonia Utara
- Malta
- Moldova
- Montenegro
- Norwegia
- Oman
- Polandia
- Portugal
- Prancis
- Qatar
- Rumania
- Rusia
- Serbia
- Siprus
- Slovakia
- Slovenia
- Spanyol
- Suriah
- Swedia
- Swiss
- Turki
- Ukraina
- Uni Emirat Arab
- Wilayah Palestina
- Yaman
- Yordania
- Yunani
Apa Itu Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon (Allium sphaerocephalon) termasuk dalam famili Amaryllidaceae dalam genus Allium. Allium sphaerocephalon berasal dari Eropa, Asia Barat.
Kebiasaan tumbuh Allium sphaerocephalon: Tegak, tanaman keras yang menggumpal, mencapai tinggi hingga 2 ft dengan penyebaran sekitar 0.5 ft. Bunga: Kelompok bulat bunga kecil berwarna ungu, putih, atau bunga merah muda.
Ukuran daun: sekitar 12 inci.
Seberapa Sering Anda Harus Menyiram Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon memerlukan penyiraman setiap 7–14 hari. Biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah busuk akar. Kurangi frekuensi penyiraman selama musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Frekuensi Penyiraman
Setiap 7–14 hari
Biarkan tanah mengering sebagian di antara penyiraman
Cahaya Apa yang Dibutuhkan Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon tumbuh subur di sinar matahari penuh hingga teduh parsial.
Kebutuhan Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial
Berapa Suhu dan Kelembapan yang Disukai Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon tumbuh paling baik pada suhu 50–75°F. Allium sphaerocephalon menyukai tingkat kelembapan 40–60%.
Suhu
50–75°F
Kelembapan
40–60%
Campuran Tanah Apa yang Paling Cocok untuk Allium sphaerocephalon?
Tanah lempung berpasir yang tiris dengan baik dengan tambahan kompos untuk nutrisi. Drainase yang baik sangat penting bagi Allium sphaerocephalon untuk mencegah genangan air, yang dapat menyebabkan busuk akar dan masalah jamur.
Seberapa Sering Anda Harus Memberi Pupuk pada Allium sphaerocephalon?
Berikan Allium sphaerocephalon setiap 6 bulan selama musim tanam (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan sesuai kekuatan pada label.
Hentikan pemberian pupuk di musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat, dan jangan pernah memupuk tanah yang kering — siram terlebih dahulu.
Pemberian pupuk
Setiap 6 bulan
Selama musim tanam
Aplikasi PlantoScan dapat mengingatkan Anda kapan harus menyiram dan kapan harus memberi pupuk pada setiap tanaman.
Bagaimana Cara Mengganti Pot Allium sphaerocephalon?
Bagi dan pindahkan setiap 3-4 tahun di awal musim semi. Pilih pot satu ukuran lebih besar dari wadah saat ini, dan pastikan pot tersebut memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar.
Bagaimana Cara Memperbanyak Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon dapat diperbanyak melalui pembagian umbi, tunas anakan, biji. Teknik perbanyakan serupa juga berlaku untuk Bawang, yang memiliki genus yang sama.
Apakah Allium sphaerocephalon Beracun bagi Hewan Peliharaan dan Anak-anak?
Beracun (perhatian)
Dilaporkan beracun dalam data tanaman kami. Tidak diverifikasi oleh ASPCA.
Beracun bagi anjing, kucing, dan kuda jika tertelan
Ini adalah peringatan umum, bukan saran dokter hewan atau medis. Jika hewan peliharaan Anda memakan tanaman, hubungi dokter hewan atau pusat kendali racun hewan.
Lihat semua tanaman beracun bagi kucing dan tanaman beracun bagi anjing.
Hama dan Penyakit Apa yang Memengaruhi Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon rentan terhadap thrips bawang, belatung bawang. Periksa dedaunan secara teratur, terutama di sepanjang bagian bawah daun dan batang. Obati serangan dengan segera menggunakan sabun insektisida atau minyak mimba untuk mencegah penyebaran.
Daun kuning, ujung cokelat, atau terkulai? Lihat masalah tanaman umum dan cara mengatasinya.
Zona Ketahanan Tanaman USDA Berapa yang Dibutuhkan Allium sphaerocephalon?
Allium sphaerocephalon tumbuh di luar ruangan di zona Zona 4a – 8b USDA. Ini bertahan di musim dingin hingga zona tanam 4a. Allium sphaerocephalon berasal dari Eropa, Asia Barat.
Zona Ketahanan Tanaman
Zona 4a – 8b
Terus jelajahi tanaman
Allium sphaerocephalon adalah salah satu dari banyak spesies yang tercakup dalam panduan perawatan dan identifikasi tanaman lengkap, yang mengelompokkan tanaman berdasarkan genus, atribut, dan popularitas.
Ini termasuk dalam genus Allium — bandingkan perawatannya dengan spesies Allium lainnya di PlantoScan.
Allium adalah bagian dari keluarga tanaman Amaryllidaceae — telusuri semua genus dan spesies Amaryllidaceae.
Lebih banyak spesies Allium
Spesies Allium lain dalam katalog perawatan PlantoScan memiliki preferensi penyiraman, cahaya, dan tanah yang serupa:
Sumber
- Nama ilmiah & taksonomi: Allium sphaerocephalon L., famili Amaryllidaceae(pertama kali diterbitkan di Sp. Pl. : 297 (1753)) — Catatan World Flora Online, Catatan nama IPNI, Wikidata.
- Toksisitas hewan peliharaan: Allium sphaerocephalon dilaporkan beracun bagi hewan peliharaan dalam data tanaman kami (tidak diverifikasi oleh ASPCA), jadi perlakukan dengan hati-hati. Diperiksa berdasarkan daftar tanaman ASPCA; catatan toksisitas lainnya di halaman ini berasal dari basis data tanaman PlantoScan.
- Foto: zebedeugalinha, CC BY 4.0, iNaturalist — asli.
- Zona ketahanan tanaman: USDA Zona 4a – 8b, diperkirakan dari kondisi pertumbuhan tanaman yang umum.
- Nilai perawatan (penyiraman, cahaya, suhu, kelembapan, tanah, pupuk): Basis data tanaman PlantoScan, difilter oleh pemeriksaan kelayakan otomatis — nilai yang tidak lolos akan disembunyikan. Bagaimana kami mencari dan memeriksa data tanaman.
Menemukan kesalahan? Email info@upvision.media dengan tautan halaman tersebut — kami memeriksa dan memperbaiki kesalahan yang dilaporkan.
Identifikasi Tanaman Seperti
Allium sphaerocephalon Secara Instan
Pindai tanaman apa pun dengan kamera ponsel Anda dan dapatkan ID instan, tips perawatan, pengingat penyiraman dan pupuk, serta cek kesehatan — semuanya dalam satu aplikasi.
Gratis
untuk diunduh
iOS & Android
platform
Terang & gelap
mode
100,000+
spesies
